SMA Plus Teknologi

Pengalaman pertama mengikuti latihan voli karya: nuroh

Saya adalah nuroh,saat Saya menulis ini saya duduk di kls 12 sma teknologi. sekilas saya punya satu kisah yang cukup terkesan dan memotivasi, saya selama sekolah kejadian ini bermula saat saya sedang mengikuti latihan bola voli

 

Pada hari pertama latihan, saya merasa canggung dan gugup. Semua teman-teman tampak sudah terbiasa dengan bola voli, sementara saya baru pertama kali memegang bola itu. Pelatih kami, Pak Amu, seorang guru olahraga yang sangat berpengalaman, mulai memberi instruksi. Dia mengajarkan kami dasar-dasar voli seperti servis, passing, dan bagaimana posisi tubuh yang benar saat bermain.

 

Yang paling berkesan adalah ketika saya gagal total saat mencoba servis pertama saya. Bola yang saya pukul malah melambung jauh keluar lapangan. Semua teman-teman tertawa kecil, tapi Pak Amu, langsung memberi semangat, “Jangan takut gagal, coba lagi! Semua orang pasti pernah salah pada awalnya.”

 

Kata-kata itu membuat saya merasa lebih tenang dan berani mencoba lagi. Dengan penuh semangat, saya mencoba servis kedua, dan kali ini bola berhasil melewati net, meskipun arahnya sedikit melenceng. Kami semua bersorak memberi dukungan, dan Pak Amu berkata terus berlatih,” katanya.

 

Meskipun latihan pertama saya terasa penuh dengan kegagalan dan rasa malu, saya mulai merasakan kenyamanan dan kepuasan setiap kali berhasil melakukan teknik dengan benar. Hari itu, saya belajar bahwa tidak ada yang instan, dan kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

 

Selama latihan-latihan berikutnya, saya semakin merasa nyaman dengan permainan ini, dan akhirnya bisa berkontribusi lebih banyak dalam tim. Momen pertama kali mencoba dan gagal dalam latihan voli itu mengajarkan saya untuk tidak takut mencoba hal baru, meskipun awalnya terasa sulit. Kini, voli bukan hanya olahraga yang saya nikmati, tetapi juga kenangan yang mengajarkan saya tentang keberanian, kerja keras, dan pentingnya dukungan dari teman-teman.